Tarik Minat Ratusan Pengunjung Setiap Harinya, Wisata Susur Sungai Silugonggo Diminta Jaga Keamanan Wisatawan

Bagikan:

PATI – Susur Sungai Silugonggo, merupakan salah satu destinasi wisata terbaru dan cukup favorit bagi masyarakat di Kabupaten Pati dan sekitarnya ada di Dukuh Gilis, Desa Sugiharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati. Setelah diresmikan di awal 2025 lalu, wisata ini telah menarik ratusan pengunjung setiap harinya.

Daya tariknya adalah para pengunjung bisa menaiki perahu naga dan bakal diajak menyusuri Sungai Silugonggo, yang merupakan sungai terbesar di Kabupaten Pati.Selain itu, para pengunjung juga bisa menikmati suasana tepi sungai yang asri dan sejuk. Rindangnya pepohonan ditambah dengan hembusan angin yang berhembus pelan, membuat siapapun bakal betah berada disana.

“Wisata Susur Sungai Silugonggo ini memang sedang viral, banyak pengunjungnya. Daya tarik wisata yang dikelola oleh BUMDES ini berkemah cukup baik. Jadi selain ada perahu untuk penumpang menyusuri sungai, disana juga ada berbagai macam kuliner yang menarik para pengunjung. Tempatnya di pinggir sungai dengan suasana adem, sejuk, sehingga membuat pengunjung betah disana,” ungkap Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Rekso Suhartono, melalui Kabid Pemasaran Pariwisata, Mohamad Roni, Senin 9 Februari 2026.

Mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi, Roni mengingatkan kepada pengelola objek wisata yang dalam hal ini adalah BUMDES Lestari Makmur Desa Sugiharjo untuk berhati-hati dan selalu memantau ketinggian air sungai.

Koordinasi lintas sektoral juga diharapkan bisa terus dijalin supaya objek wisata ini bisa terus berkembang. Serta membuka lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat setempat.

“Di musim hujan ini, tentunya debit air sungai bertambah. Kami himbau pengelola untuk berhati-hati dan selalu siaga ketika turun hujan. Kami harapkan untuk keamanan selalu diutamakan, koordinasi dengan pihak terkait sehingga wisata air seperti ini bisa aman demi kenyamanan para pengunjung,” imbuh Roni.

Sementara itu Kades Sugiharjo, Harminto, mengapresiasi langkah dari BUMDES yang telah berhasil dalam mengelola objek wisata ini.“Alhamdulillah, terima kasih kepada masyarakat serta pengurus BUMDes yang terlibat. Akhirnya, wahana wisata susur sungai ini bisa dibuka untuk umum,” ujarnya.

Dengan biaya hanya Rp10 ribu per orang, para pengunjung bisa menikmati keindahan aliran Sungai Silugonggo bahkan sampai ke Bendungan Kembang Kempis di Desa Bungasrejo, Jakenan.“Tiketnya cuma Rp10.000, murah meriah dan bisa berkeliling menikmati pemandangan,” kata Sutrisno, selaku Ketua BUMDES Lestari Makmur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page