
PATI, JejakNusantara.net || Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati mengalami kerusakan cukup parah setelah masuk musim penghujan dan di terjang banjir , baik jalan kabupaten, provinsi, maupun jalan nasional. Seperti yang terlihat di ruas Pati-Gabus depan Terminal Kembangjoyo, ruas Tayu-Dukuhseti di Desa Bakalan, Tlogowungu-Bapoh, jalan provinsi Pati-Tanjang, hingga jalan nasional Pantura Pati-Juwana.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati Riyoso, melalui Kabid Bina Marga Hasto Utomo menyampaikan, pihaknya sudah memprioritaskan titik-titik jalan yang mengalami rusak parah.
Diharapkan para pengguna jalan diminta untuk bersabar. Pasalnya sampai saat ini masih dilakukan proses perencanaan dan penunjukan CV pekerja. Sehingga perkiraan pengerjaan pekerjaan jalan baru akan dimulai di awal Bulan April atau setelah Lebaran.
“Saat ini masih dalam proses perencanaan. Perkiraan akhir Februari atau mungkin setelah lebaran baru bisa melakukan pekerjaan,” kata Hasto, Rabu 11 Februari 2026.
Tahun anggaran 2026 ini, akan ada sebanyak 80 titik pekerjaan jalan yang sudah disetujui oleh Bupati dan DPRD untuk segera dilakukan perbaikan. Untuk di titik yang mengalami kerusakan parah, akan digunakan kontruksi cor beton dengan kombinasi aspal hotmix. Terang Hasto.
“Contoh.. Untuk jalan terminal, Runting sampai Guyangan, sudah masuk rencana penanganan tahun 2026. Panjang di terminal kurang lebih 1 kilometer, kalau Runting sampai Guyangan 2,5 kilometer dengan kombinasi cor beton aspal hotmix,” lanjut Hasto.
Masyarakat serta pengguna jalan pun diminta berhati-hati dan bersabar menunggu perbaikan di laksanakan. Pada intinya, DPUTR Pati atas instruksi Bupati bakal segera merealisasikan pekerjaan jalan guna mendukung mobilitas warga.
Sambil menunggu realisasi pengerjaan setelah lebaran, DPUTR Pati sudah melakukan penambalan yang sudah terlihat di beberapa titik jalan yang berlubang, hal itu di harapkan bisa menekan dan meminimalisir angka kecelakaan di kabupaten pati. (Bang_Bro)

