
PATI, JejakNusantara.net || Beras saat ini masih menjadi komoditas utama yang menjadi bahan pangan masyarakat di Indonesia.
Sebagai bentuk menghadapi musim kemarau panjanga dan dalam rangka ketahanan pangan, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong kepada masyarakat untuk mulai menanam tanaman alternatif pengganti beras. Hal ini juga diyakini akan mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui program penanaman jagung secara masif di setiap daerah.
Program ini, kata dia, harus melibatkan jajaran lintas sektor guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional.
Menurutnya, Kabupaten Pati memiliki potensi besar di sektor pertanian karena didukung ketersediaan lahan yang luas.
“Kami selaku anggota DPRD sangat mendukung dan mengapresiasi program ini dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional,” katanya.
Terlebih di Kabupaten Pati yang sangat berpotensi di bidang pertanian dan memiliki lahan yang cukup untuk mendukung program tersebut.
Ia berharap penanaman tanaman alternatif ini menjadi awal peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Pati. Sehingga berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani serta mampu mewujudkan swasembada pangan di tingkat daerah maupun nasional. (Red)

