
PATI, JejakNusantara.net || Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, menghadiri rapat High Level Meeting (HLM) bersama jajaran kepala dinas lain di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Risma Ardhi Chandra, Kamis 5 Maret 2026. Dalam rapat tersebut masing-masing kepala dinas menyampaikan realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun anggaran 2025.
Untuk Dinkes, Luku menyampaikan realisasi PAD mencapai Rp768,4 juta dari pendapatan Labkesmas yang melayani pemeriksa kesehatan dan layanan laboratorium. Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup siginifikan sehingga di tahun 2026 ini target kemudian ditingkatkan hampir dua kali lipat.”Pendataan Dinkes dari Labkesmas tahun 2025 mencapai Rp768,4 juta atau 192 persen lebih banyak dari target yang hanya Rp400 juta. Karena itu target kami di 2026 ini sebesar Rp800 juta,” kata Luky.
Untuk mencapai target ini, Dinkes bakal memaksimalkan potensi baik dari Labkesmas maupun dari Puskesmas untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat Pati.
Sehingga tak hanya pelayanan kesehatan, Dinkes juga berkomitmen dalam memberikan kontribusi terhadap penerima daerah yang kemudian dikembalikan lagi untuk pembangunan Kabupaten Pati yang lebih baik.”Melalui inovasi berbasis data dan sinergi lintas perangkat daerah, Pemkab Pati terus mendorong optimalisasi PAD untuk mendukung pembangunan yang progresif dan dapat Dian,” imbuh Luky.
Selain dari Dinkes, sejumlah OPD juga menyampaikan potensi pendapatan. Mulai dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) dari optimalisasi Rusunawa Kamling Sejahtera dengan potensi Rp161,7 juta.Dinas Ketenagakerjaan melalui inovasi SIGAP TKA dengan proyeksi penerimaan Rp564,48 juta atau 112,89 persen lebih banyak dari target Rp500 juta.
Dan ada dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) melalui penguatan kebijakan infrastruktur untuk mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.Melalui sinergi lintas perangkat daerah, Pemkab Pati terus mendorong inovasi berbasis data guna mengoptimalkan PAD tahun 2026. (Red)

