Putus Mata Rantai Penyakit Campak, Dinkes Gencarkan ORI Campak di Wilayah Margorejo

Bagikan:

PATI, JejakNusantara.net || Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati bersama Puskesmas Margorejo melaksanakan Outbreak Response Imunization (ORI) di Desa Margorejo dan Jambean Kidul, 8-9 April 2026 untuk memutus mata rantai persebaran penyakit campak.

Kepala Dinkes Pati yang diwakili Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyampaikan, kegiatan ini sebagai respon pemerintah dari tingginya kasus campak. Yang mana Kabupaten Pati menduduki peringkat ketiga se-Jawa Tengah.

Salis berharap dengan adanya kegiatan pemberian imunisasi bagi anak-anak ini bisa memutuskan mata rantai persebaran penyakit campak. Dengan sasaran anak balita sampai usia 7 tahun. Terlihat ratusan orangtua dari Kecamatan Margorejo sangat antusias mengikuti imunisasi ini.

“Jadi pada tanggal 8 dan 9 April 2026, kami Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Margorejo melaksanakan outbreak respon imunisasi campak di Desa Margorejo. Adapun sasaran ori campak kali ini adalah bayi, balita, dan anak usia sekolah 9 bulan sampai kurang dari 7 tahun sebanyak 402 anak yang ada di wilayah Puskesmas Margorejo yaitu di Desa Margorejo dan Desa Jambean Kidul,” ungkapnya, Kamis 9 April 2026.

Pemberian imunisasi ini diharapkan bisa meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak dari serangan virus campak yang menyerang.”Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai persebaran penyakit campak dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kami harap kegiatan ini bisa memutuskan mata rantai penyakit campak. Sehingga anak-anak di wilayah Margorejo ini terbebas dari campak dan terlindungi dari komplikasi penyakit campak,” imbuhnya.

Kepada seluruh orangtua dan tokoh masyarakat di seluruh Kabupaten Pati, Salis mengimbau untuk segera melakukan vaksinasi kepada anak-anak di puskesmas terdekat.

Keterlibatan seluruh elemen diyakini mampu meminimalisir kemungkinan persebaran penyakit yang semakin mengganas.”Kami himbau masyarakat khususnya orangtua untuk mengajak anak ke fasilitas kesehatan. Juga kepada tokoh masyarakat dan kader agar mengedukasi masyarakat dan memberikan himbauan,” tandasnya.

Masyarakat juga tak perlu panik dengan adanya berita yang menyebut kasus campak di Kabupaten Pati cukup tinggi. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan sehat, diyakini Dinkes mampu menjaga daya tahan tubuh dari ancaman berbagai macam penyakit. (Hang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page