
PATI, JejakNusantara.net || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Pati sangat mendukung langkah pemerintah kabupaten (pemkab) atas larangan bagi sekolah negeri untuk melakukan pungutan dalam bentuk apapun.
Sebelumnya Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, telah mengeluarkan surat edaran resmi serta menegaskan larangan pungutan di sekolah negeri dan mengarahkan kegiatan wisata siswa ke destinasi lokal guna mendongkrak ekonomi daerah.
Kebijakan tersebut mendapat dukungan dari wakil ketua komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, Ia mengungkapkan langkah yang di ambil pemkab sangat bagus, karena mengingat perputaran ekonomi kita masih lesu. Serta larangan tersebut bisa melindungi orang tua dari beban biaya tambahan.
“Kami sangat mendukung ketegasan pemkab untuk pelarangan pungutan di sekolah dan mengalihkan kegiatan wisata ke destinasi lokal agar para siswa bisa lebih mengenal wisata lokal serta bisa membantu perputaran ekonomi Daerah”. Ujarnya.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kebijakan yang di ambil pemkab dalam pengalihan wisata siswa yang semula ke luar daerah, dan sekarang di sarankan menjadi wisata lokal adalah sebagai langkah strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Pati.
“Kami sangat mendukung langkah serta arahan dari pemkab agar wisata siswa cukup di dalam daerah saja. supaya roda ekonomi lokal bisa bergerak, UMKM kita bisa ikut merasakan dampaknya,”. Tuturnya.
Semoga kedepan dengan adanya kebijakan tersebut bisa mengurangi mal Praktik pungutan di sekolah dan bisa mamajukan dunia pendidikan khususnya di wilayah kabupaten pati. (Red)

