
PATI, Jejaknusantara.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati baru saja melaunching aplikasi “Tempayan Bu Harti” yang berarti Sistem Pemantauan dan Pelayanan Ibu Hamil Resiko Tinggi. Peluncuran inovasi ini dilakukan secara simbolis bersama seluruh stakeholder dan dipimpin langsung oleh Plt Bupati Risma Ardhi Chandra, bersama Kepala Dinkes Pati, Luky Pratugas Narimo, Rabu 29 Juli 2026 di pendopo kabupaten.
Dalam amanatnya, Luky menyampaikan peluncuran inovasi ini dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan khususnya pada bayi dan ibu hamil. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kematian bayi dan ibu hamil di Kabupaten Pati.Untuk menghindari dalam menekan angka ini, Dinkes menggandeng seluruh pihak untuk bersama-sama mendampingi dan memberikan pelayanan kepada ibu hamil dan bayi.
“Kami memperkuat transformasi layanan, sekaligus mempercepat penanganan angka kematian ibu. Ini tidak bisa ditangani sektor kesehatan saja, kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi terkait pengamanan ibu dan anak,” kata Luky.
Persoalan ini, lanjut dia, menjadi perhatian serius untuk segera ditangani. Keterlibatan seluruh stakeholder juga diharapkan mampu berkolaborasi dan bersinergi melalui Tempayan Bu Harti.
Luky menambahkan, masih adanya kematian pada bayi dan ibu hamil dikarenakan rendahnya kesadaran daripada ibu hamil terkait dengan kondisi kesehatan janin. Untuk itu sebagai bentuk keseriusan dalam memantau perkembangan ibu hamil dan bayi, Dinkes Pati juga membentuk forum pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang bertugas untuk menjalankan program ini.
“Sehingga nanti angka kematian ibu dan bayi bisa diturunkan secara signifikan. Sejalan dengan sistem transformasi kesehatan, Kabupaten Pati terus memberikan layanan kesehatan yang cepat berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tambah dia.

Forum ini nantinya akan berkolaborasi dengan seluruh puskesmas di tiap kecamatan yang ditugaskan untuk memantau perkembangan setiap ibu hamil dan bayi.
Sementara itu, Plt Bupati Risma Ardhi Chandra yang secara simbolis mengukuhkan forum berharap adanya inovasi Tempayan Bu Harti ini menjadi kawanan sekaligus solusi nyata dari pemerintah untuk menekan angka kematian bayi dan ibu hamil.
“Forum Kesehatan Ibu dan Anak secara resmi kami kukuhkan. Semoga dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya dan semoga mewujudkan Kabupaten Pati yang semakin sehat dan sejahtera,” tutup Chandra. (Hang)

