
PATI, JejakNusantara.net || Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, cukup mencengangkan adanya kasus keracunan yang menimpa puluhan siswa SMKN 04 Pati beberapa waktu lalu.
Untuk mengantisipasi kejadian terulang, Bandang meminta kepada Satgas program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Pemkab Pati untuk bisa mengevaluasi SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi).
Menurutnya, kejadian keracunan massal ini cukup serius yang menyita perhatian public. Dirinya tidak ingin program unggulan Presiden Prabowo ini mnejadi jelek dimata masyarakat akibat suatu kasus.
“Harus dievaluasi, jangan sampai terulang. Ini program yang bagus dari presiden, jadi harus ada pengawasan ketat agar tidak terjadi lagi keracunan,” pinta politisi dari PDIP ini.
Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, sebelumnya menyampaikan bahwa para siswa mengalami sejumlah keluhan seperti mual, pusing, dan muntah.
Namun, berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi siswa menunjukkan perkembangan yang positif dan seluruhnya berada dalam pengawasan tenaga medis.
“Jadi, mual, pusing, dan ada beberapa yang sudah muntah-muntah, ini baru diobservasi. Semoga tidak ada masalah bagi adik-adik lagi. Para siswa sudah mulai membaik, mualnya sudah mulai hilang, tapi ada beberapa yang masih mual, pusing, sebagian besar sudah mulai membaik. Total ada 22 anak, semua terkontrol di KSH,” ungkap Chandra.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati bertanggung jawab penuh terhadap penanganan para siswa, termasuk pembiayaan perawatan.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk memperketat kembali penerapan SOP di seluruh SPPG di Kabupaten Pati. (Red)

