Dewan Pati Dorong Masyarakat Menerapkan (PHBS) di Pergantian Musim

Bagikan:

Pati, JejakNusantara.net | Mendekati Perubahan musim dari kemarau menuju penghujan atau pancaroba Dewan pati Haryono ingatkan kepada masyarakat dampak mudahnya terjadi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak di Kabupaten Pati.

Setelah menghubungi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati, Salis Diah Rahmawati memberi penjelasan bahwa kasus penderita ISPA memang salah satunya dipicu oleh faktor lingkungan dan iklim.

“Ada beberapa hal yang berkaitan dengan PHBS di masyarakat, karena memang salah satu pencetus penyakit pneumonia ini memang faktor dari lingkungan dan iklim,” jelasnya.

banyaknya debu di musim kemarau ini sangat mempengaruhi sistem pernapasan pada anak,“Sangat berpengaruh sekali, apalagi musim-musim transisi seperti ini musim pancaroba jadi akan sangat berpengaruh pada penyakit-penyakit ISPA,” tambahnya.

Dikatakan Salis, bahwa data terkait ISPA di Kabupaten Pati mulai awal tahun 2024 hingga awal bulan Oktober ini menyentuh ribuan kasus.Salis juga menambahkan bahwa ISPA dibagi menjadi tiga kategori. Diantaranya batuk bukan Pneumonia, Pneumonia dan Pneumonia berat.

“Kemudian pnemo berat itu kebetulan di Pati ini baru yang laporan yang masuk ke kami itu yang balita ada sekitar 7 kasus,” ungkapnya.

“Dengan adanya penjelasan tersebut, Dewan pati mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna antisipasi dari awal dengan selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing masing.” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page