
PATI, JejakNusantara.net || Dalam rangka mengurangi angka pengangguran, Ketua DPRD Pati mendorong kepada pemerintah untuk membuka keran investasi seluas-luasnya.
Ia menilai geliat dunia industri besar di Kabupaten Pati saat ini mulai terlihat dengan hadirnya sejumlah pabrik raksasa asal Korea Selatan. Seperti PT Seijin di Margorejo dan PT HWI di Batangan.
Terbukanya keran investasi ini menurut Ali Badrudin, selain mendongkrak perekonomian juga mampu mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan.
Dengan demikian, selain mengentaskan kemiskinan ekstrim. Dibukanya loker ini juga bisa menyerap tenaga kerja yang setiap tahunnya selalu bertambah.
“Jadi harapannya bisa mengurangkan angka kemiskinan ekstrim karena ini adalah PR (Pekerjaan Rumah) kami yang ada di DPRD bersama dengan Pemkab Pati untuk bisa mengatasi,” jelasnya.
Ke depan, dirinya berharap agar lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan asing yang menanamkan investasinya di Kabupaten Pati.
Karenanya, kabupaten tetangga seperti Kudus dan Jepara saat ini sudah memiliki banyak pabrik asal Korea Selatan yang dianggap mampu membuka lowongan kerja dan mengurangi angka pengangguran.
Ali juga mengingatkan agar para pekerja pabrik mendapatkan berbagai fasilitas. Diantaranya adalah gaji UMR, uang lembur, tunjangan transportasi, makan siang, hingga BPJS. (Red)

