
PATI, JejakNusantara.net || Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD setiap tahunnya mendapatkan dana aspirasi atau dana pokok pikiran (Pokir) yang harus dihabiskan untuk kesejahteraan masyarakat. Baik untuk insfratruktur, kesehatan, pendidikan, dan bidang-bidang lain yang memerlukan bantuan keuangan.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin meminta kepada anggotanya khususnya yang berada di Fraksi PDIP untuk mengalokasikan dana pokir untuk membantu membayarkan seragam sekolah negeri tingkat SD dan SMP.
Hal ini lantaran adanya regulasi Bantuan Keuangan atau Bankeu, sehingga banyak dari anggotanya yang memilih mengalihkan anggaran tersebut untuk percepatan pembangunan.
“Jadi ketika melaksanakan, ikuti regulasi yang berlaku. Di 2027 nanti kami arahkan khususnya yang ada di Fraksi PDIP untuk mengalokasikan pokir utuk membantu pembiayaan seragam sekolah,” jelasnya.
Sebagai pimpinan dewan, dirinya menegaskan semua anggotanya harus proaktif dalam membantu masyarakat. Menurutnya, hal ini sudah menjadi kewajiban seorang wakil rakyat dalam mensejahterakan masyarakat.
Pun dengan pengelolaan Pokir, yang diharapkan tidak ada permasalahan di kemudian hari. Tentunya, Ali bertanggungjawab atas kinerja terhadap penggunaan anggaran yang diusulkan oleh para anggota dewan.
Jika pun terjadi permasalahan, Ali meminta agar dapat diselesaikan dengan baik bersama Bupati bersama Dinas Pendidikan yang dimasukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. (Red)

