Polisi Evakuasi Korban Tenggelam di Waduk Gunung Rowo Gembong

Bagikan:

PATI, JejakNusantara.net || Peristiwa orang meninggal dunia akibat tenggelam terjadi di kawasan Waduk Gunung Rowo, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (4/3/2026) sore. Korban diketahui bernama Nanda Aji Pratama (26), warga Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya tercebur ke dalam waduk saat hujan turun di lokasi kejadian.

Kapolresta pati melalui Kapolsek Gembong AKP Lilik Supardi, S.H. menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga terkait adanya seseorang yang tercebur ke waduk sekitar pukul 18.30 WIB. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta membantu proses pencarian bersama warga dan tim terkait.

Menurut AKP Lilik Supardi, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 17.30 WIB saat korban terlihat berdiri di tepi Waduk Gunung Rowo. Saat itu kondisi cuaca sedang hujan dan beberapa warga yang berada di lokasi telah mengingatkan korban agar tidak terlalu dekat dengan bibir waduk.“Meski sudah diperingatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi, korban tetap berada di tepi waduk. Tidak lama kemudian korban terpeleset dan tercebur ke dalam air,” ujar AKP Lilik Supardi.

Dua saksi yang berada di lokasi sempat berupaya menolong korban dengan cara mengulurkan bambu ke arah korban agar dapat berpegangan dan naik ke tepi waduk. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena korban sudah terlanjur tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan air.

AKP Lilik Supardi mengatakan setelah kejadian tersebut warga segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Sitiluhur yang kemudian meneruskan informasi kepada Polsek Gembong dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati untuk melakukan pencarian.“Petugas bersama warga dan BPBD melakukan penyisiran di area waduk hingga akhirnya korban berhasil ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” jelas AKP Lilik Supardi.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu. Kepolisian juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta membuat administrasi penanganan kejadian sesuai prosedur yang berlaku.

AKP Lilik Supardi menambahkan pihak keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan peristiwa tersebut serta tidak menghendaki dilakukan autopsi maupun pemeriksaan medis terhadap jenazah. “Keluarga sudah membuat surat pernyataan dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya.(Bang_Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page