Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Bagikan:

SEMARANG, JejakNusantara.net || Fenomena menjamurnya media yang tidak memiliki struktur perusahaan pers yang jelas, kini menjadi sorotan serius Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir.

Ia menilai kondisi tersebut semakin memprihatinkan, karena sebagian media yang dinilai belum memenuhi standar profesional justru tetap mendapatkan akses kerjasama publikasi dengan lembaga pemerintah.

Menurut Agus Kliwir, perusahaan pers seharusnya memiliki manajemen yang jelas, mulai dari badan hukum, struktur redaksi, hingga sistem kerja yang profesional.Namun pada kenyataannya, ia menemukan banyak media yang muncul tanpa manajemen yang memadai.

Ironisnya, media seperti itu tetap bisa menjalin kerjasama publikasi dengan instansi negara.“Kondisi ini sangat memprihatinkanMedia yang tidak memiliki struktur perusahaan yang jelas, justru bisa mendapatkan akses kerjasama dengan pemerintah,” kata Agus Kliwir kepada wartawan, Senin (9/3/26).

Ia mengingatkan bahwa keberadaan media profesional sangat penting, dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik.Jika media yang tidak memenuhi standar justru diberi ruang dalam kerjasama publikasi pemerintah, maka hal itu dikhawatirkan dapat merusak ekosistem pers yang sehat.

Foto Dok : Agus Kliwir, Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan PatiAgus Kliwir juga menyoroti potensi pemborosan anggaran publikasi negara, apabila tidak ada proses verifikasi yang ketat terhadap perusahaan media yang diajak bekerjasama.

Menurutnya, anggaran publikasi seharusnya diberikan kepada perusahaan pers yang benar-benar memenuhi standar profesional.

Selain menjaga kualitas informasi, langkah tersebut juga akan memberikan penghargaan kepada perusahaan pers yang menjalankan kegiatan jurnalistik secara benar.“Ini bukan sekadar kritik, tetapi bentuk kepedulian, agar ekosistem pers di Indonesia tetap sehat dan profesional,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page