DPRD Pati Adakan Audensi Terkait Permasalahan Penataan Lahan Pertanian

Bagikan:

Pati, JejakNusantara.net | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati adakan rapat audiensi dengan Gerakan Masyarakat Peduli Pertanian (GMPP) terkait permasalahan penataan lahan pertanian.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam GMPP tersebut juga menggelar aksi demontrasi di depan kantor Bupati Pati dengan membawa ratusan truk dump dan sound horeg. Sehingga membuat kawasan alun-alun Simpang Lima Pati ditutup sementara.

Dalam rapat audiensi, koordinator aksi Sutirto mengatakan jika aksi yang dilakukan ini terkait permasalahan penataan lahan pertanian di Kabupaten Pati, yang selama ini dianggap galian C. Dan perizinannya juga berbenturan dengan regulasi yang ada di One Single Submission (OSS) atau Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

“Kami membantu menata lahan petani dengan cara pengeprasan, dan itu menggunakan alat berat agar cepat pelaksanaannya. Kemudian kami juga menggunakan armada truk dump untuk memindahkannya. Akan tetapi itu dipermasalahkan karena tidak sesuai dengan regulasi,” Ujarnya.

Untuk itu, kami minta kepada Pemerintah agar memberikan keleluasaan kepada warga untuk melakukan penataan lahan pertanian. Karena dengan adanya penataan pertanian bisa meningkatkan produktifas pertanian.

“Semula lahan yang kurang produktif dengan pengeprasan ini menjadi lahan yang produktif, sehingga siap untuk ditanami. Selain itu juga dapat memberikan penghasilan sopir truk dump,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin bersama bersama anggota DPRD dan Dinas terkait yang menerima audiensi tersebut menyampaikan, bahwa terkait regulasi dan perizinan penataan lahan ini diatur langsung oleh Pemerintah Provinsi sehingga kami tidak bisa bertindak sendiri. Lanjutnya

dan terkait pengeprasan lahan yang dilakukan ini terkendala dengan UU Minerba sehingga aturannya memang tidak diperbolehkan. “Menurut penjelasan dari perwakilan ESDM Provinsi Jateng tadi disampaikan, penataan lahan sawah diperbolehkan asal tidak keluar dan masih dalam satu lokasi.

Akan tetapi, kalau kelebihan banyak dan hanya digeser justru akan menjadi beban di lokasi tersebut, sehingga mau tidak mau harus dikeluarkan dan tidak keluar dari Desa tersebut,” Terangnya.

Ketua DPRD Ali Badrudin menambahkan, jika pihaknya akan selalu mendukung petani. Akan tetapi, terbentur oleh regulasi tadi. Sehingga harus ada rapat pembahasan bersama PJ Bupati Pati maupun Forkopimda dalam permasalahan ini. “

Nanti kita adakan rapat pembahasan bersama PJ Bupati Pati maupun Forkopimda. Karena di DPRD Provinsi juga sedang membahas tentang penataan lahan ini, dan mudah-mudahan benar terealisasi. Kalau memang dari provinsi bisa membuat perda penataan lahan, Kabupaten juga harus bisa, dan nanti kita harus meniru karena pasti ada satu regulasi yang memayungi diatasnya, sehingga muncul satu perda tersebut,” Tutupnya.

Pelayanan SKCK Polresta Pati Kembali Dibuka, Utamakan Sikap Ramah dan Humanis Pasca Lebaran 1447 H

Pelayanan SKCK Polresta Pati Kembali Dibuka, Utamakan Sikap Ramah dan Humanis Pasca Lebaran 1447 H

jejaknusantara.news@gmail.com Mar 27, 2026 2 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, JejakNusantara.net || Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Pati kembali dibuka pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Sejak pagi, masyarakat mulai memadati ruang […]

Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkeh Tlogowungu

Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkeh Tlogowungu

jejaknusantara.news@gmail.com Mar 27, 2026 2 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, JejakNusantara.net || Warga Dukuh Brito, Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia akibat gantung diri, Kamis (26/3/2026) pagi. Korban ditemukan di…

Kapolresta Pati Apresiasi Sinergi Semua Pihak di Ops Ketupat Candi 2026

Kapolresta Pati Apresiasi Sinergi Semua Pihak di Ops Ketupat Candi 2026

jejaknusantara.news@gmail.com Mar 27, 2026 3 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, JejakNusantara.net || Keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Pati menuai apresiasi dari berbagai pihak. Arus mudik dan balik yang berlangsung aman, tertib, dan lancar menjadi bukti…

Lebaran Telah Usai, DPRD Pati Apresiasi Pemkab Pati Hadapi Arus Mudik

Lebaran Telah Usai, DPRD Pati Apresiasi Pemkab Pati Hadapi Arus Mudik

jejaknusantara.news@gmail.com Mar 27, 2026 2 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, JejakNusantara.net || Perayaan hari raya idul fitri tahun 2026 berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Anggota DPRD Kabupaten Pati Didin Syafruddin menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah berhasil menghadapi…

Waspadai Kemarau Panjang, Komisi B DPRD Pati Minta Petani Bersiap

Waspadai Kemarau Panjang, Komisi B DPRD Pati Minta Petani Bersiap

jejaknusantara.news@gmail.com Mar 27, 2026 2 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, JejakNusantara.net || Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru saja memperingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai musim kemarau Panjang di tahun 2026 ini. Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat…

By: (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page