
PATI, Jejaknusantara.net — Upaya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat terus dilakukan melalui Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satunya berlangsung di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Selasa (25/8/2026), yang turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati atau yang akrab disapa Bu Ning.
Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati dengan Forum Pengembang Perumahan Pati Indonesia (FPPPI). Kolaborasi ini diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan memenuhi standar kelayakan.
Dalam program tersebut, dua rumah warga Desa Sukoharjo menjadi sasaran perbaikan. Sebagai penanda dimulainya pembangunan, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra melakukan peletakan batu pertama di rumah milik Supri, warga RT 04 RW 04 Dukuh Gambiran, Desa Sukoharjo.
Kegiatan itu juga dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta jajaran pengurus dan anggota FPPPI.
Kehadiran Bu Ning menunjukkan dukungan DPRD terhadap program pembangunan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Menurutnya, penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak agar pelaksanaannya dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan FPPPI diharapkan mampu memperkuat percepatan penanganan RTLH di Kabupaten Pati. Program tersebut tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, melainkan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat.
Dengan tersedianya rumah yang lebih layak, warga diharapkan dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman. Kolaborasi lintas sektor seperti ini pun diharapkan terus berkesinambungan, sehingga bantuan perbaikan hunian dapat menjangkau semakin banyak masyarakat Kabupaten Pati yang membutuhkan. (Red)

