
PATI, JejakNusantara.net || Dory Mutaji, warga Desa Gesengan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, menekuni usaha seni lukis dan kaligrafi dari rumahnya. Setiap hari ia menghabiskan waktu di rumah produksinya untuk membuat berbagai karya seni yang kemudian dipasarkan kepada masyarakat.
Tempat produksinya diberi nama FigurArt Galery yang berada di Dukuh Krajan RT 8 RW 2 Desa Gesengan. Di lokasi tersebut, Mutaji membuat berbagai jenis karya, mulai dari lukisan hingga kerajinan dekoratif berbahan kayu. Produk yang ia buat seperti lukisan, kaligrafi lukisan, kaligrafi timbul emas, jam kaligrafi, kaligrafi masjid, figura kayu polos, figura kayu ukiran pojok, figura 3D, papan nama bayi, mahar, cermin antik, cermin polos dan baki lamaran.
Dari ketekunan usahanya itu, produknya laku terjual hingga ke luar daerah. Mutaji menuturkan, sebagian produknya dipasarkan langsung di galeri miliknya.”Pernah menerima pesanan dari luar daerah. Pernah juga dikirim ke sejumlah wilayah seperti Kalimantan, Kuningan, dan Depok,” katanya, Senin (9/3/2026).
Mutaji mengungkapkan bahwa usahanya mendapatkan dukungan dari pemerintah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) dalam bentuk fasilitasi promosi di Plaza Pragolo. Selain itu, FigurArt Galery juga beberapa kali dilibatkan dalam kegiatan promosi di berbagai kota. Dukungan tersebut berkontribusi dalam memperluas jangkauan pemasaran, sehingga produknya semakin dikenal dan mampu menembus pasar luar daerah.
Pemasaran produk ini, kata Mutaji, juga tak bisa lepas dari harga yang ia tawarkan. Harga karya yang ia buat cukup beragam, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Menurutnya, harga ditentukan oleh ukuran, tingkat kerumitan, serta objek yang dikerjakan.
Ditambah seni ukir dan pernak-pernik yang memiliki ciri khas tersendiri, sangat cocok dipajang di rumah ataupun di perkantoran. (Hang)

