Puskesmas Jakenan Gencarkan Inspeksi Kesehatan Pada Tempat Pengolahan Pangan

Bagikan:
‎Satpol PP Pati Cek Perizinan SLF PT SGT Bersatu Indonesia, Ternyata; Sejumlah Dokumen Belum Diperbarui

‎Satpol PP Pati Cek Perizinan SLF PT SGT Bersatu Indonesia, Ternyata; Sejumlah Dokumen Belum Diperbarui

jejaknusantara.news@gmail.com Sep 24, 2026 3 min read
Bagikan:

Bagikan:‎PATI, Jejaknusantara.net — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan pengecekan perizinan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di PT […]

‎PT SGT Bersatu Indonesian Disorot, Adv. Joko Sutrisno, S.H Mengadu ke Satpol PP Pati Terkait SLF

‎PT SGT Bersatu Indonesian Disorot, Adv. Joko Sutrisno, S.H Mengadu ke Satpol PP Pati Terkait SLF

jejaknusantara.news@gmail.com Sep 18, 2026 2 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, Jejaknusantara.net — Keseriusan Adv. Joko Sutrisno, S.H. dalam menyoroti kelengkapan administrasi perusahaan yang menjalankan kegiatan di Kabupaten Pati kembali menjadi perhatian. Pada Jumat pagi, 18/09/2026. Joko Sutrisno, S.H. mengadukan […]

‎PT SGT Bersatu Indonesia Disorot, Dugaan Belum Lengkapi Perizinan Dilaporkan ke Polresta Pati

‎PT SGT Bersatu Indonesia Disorot, Dugaan Belum Lengkapi Perizinan Dilaporkan ke Polresta Pati

jejaknusantara.news@gmail.com Sep 17, 2026 3 min read
Bagikan:

Bagikan:‎‎PATI, Jejaknusantara.net — PT SGT Bersatu Indonesia yang beralamat di Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menjadi sorotan masyarakat terkait dugaan belum lengkapnya perizinan usaha.‎‎ Perusahaan yang diketahui bergerak di […]

‎PT Ramon Star Disebut Sudah Disegel, Kok Masih Ada Aktivitas? Dugaan Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja

‎PT Ramon Star Disebut Sudah Disegel, Kok Masih Ada Aktivitas? Dugaan Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja

jejaknusantara.news@gmail.com Sep 17, 2026 3 min read
Bagikan:

Bagikan:‎‎PATI, Jejaknusantara.net — PT Ramon Star di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kembali menjadi perhatian warga. Perusahaan yang sebelumnya disebut telah ditutup dan disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup itu kini dikaitkan […]

Dalam Penanganan Dugaan Pencurian Mesin Kapal Senilai Rp800 Juta LSBH Teratai Pati Apresiasi Polresta Pati

Dalam Penanganan Dugaan Pencurian Mesin Kapal Senilai Rp800 Juta LSBH Teratai Pati Apresiasi Polresta Pati

jejaknusantara.news@gmail.com Sep 17, 2026 4 min read
Bagikan:

Bagikan:PATI, Jejaknusantara.net — Tim penasihat hukum korban dari Lembaga Studi Bantuan Hukum (LSBH) Teratai Pati mengapresiasi langkah penyidik Polresta Pati dalam menangani laporan dugaan tindak pidana pencurian sejumlah mesin kapal […]

Pati, JejakNusantara.net | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati melalui Puskesmas Jakenan terus melakukan pengawasan dalam rangka menjamin kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah Inspeksi Kesehatan Tempat Pengolahan Pangan (IKL TPP).

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk menjamin bahan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat aman.Kepala Dinkes Pati, Aviani Tritanti Venusia mengatakan, beberapa sasaran inspeksi antara lain adalah pengusaha air minum, serta sentra industri makanan skala rumahan.

Sebab dikawatirkan tempat pengolahan makanan tidak memiliki standard kesehatan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, jika tidak dilakukan inspeksi dari petugas kesehatan dikhawatirkan para pelaku usaha makanan dan minuman memproduksi bahan makanan yang berbahaya.

“Jadi IKL TPP adalah kegiatan pengawasan dan pembinaan untuk memastikan keamanan serta kesehatan pangan,” ungkapnya.Selain para pelaku usaha makanan, sasaran dari IKL TPP adalah kantin sekolahan.

Hal tersebut dilakukan untuk menjamin makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah aman dari bahan berbahaya yang bisa mengancam kesehatan.

“Sasaran kegiatan adalah pengelola depot air minum isi ulang, catering, restoran, rumah makan, makanan jajanan, serta kantin sekolah,” tambah dia.

Sehingga untuk para pelaku usaha tersebut diharapkan tidak takut apabila ada petugas dari puskesmas yang melakukan sidaknatau inspeksi secara mendadak. Sebab nantinya, para pelaku usaha bakal diberikan masukan perbaikan agar bisa berhati-hati dalam melakukan produksi.

“Jadi bagi pengelola TPP jangan takut apabila didatangi petugas kesehatan dari puskesmas. Kita akan memberikan saran perbaikan agar TPP tidak menjadi sarana penularan penyakit,” tandasnya. (A&F)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page