Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

Bagikan:

PATI, JejakNusantara.net || Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Pemerintah Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sekaligus Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama guna menurunkan prevalensi stunting secara terarah dan berkelanjutan.

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Asisten 1, Asisten 3, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BAZNAS, Kodim,, Organisasi Wanita, Organisasi Masyarakat, Direktur Rumah Sakit Daerah dan Swasta, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pati. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam upaya percepatan penanganan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, S.STP., MM, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan paparan mengenai intervensi spesifik dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Pati.

Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa ditahun 2026 untuk 92 balita stunting hasil inovasi Berdenting th 2023-2025 akan diberikan PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus). Yaitu susu dengan formulasi khusus serta suplemen.

Ia juga menjelaskan bahwa upaya tersebut diatas harus disertai dengan pendampingan dari tenaga kesehatan/ kader posyandu dengan monitoring asupan PKMK, serta supervisi dari Dokter Spesialis Anak agar indikator keberhasilan tercapai .

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Hasil Pra Musrenbang Kabupaten. Penandatanganan ini menjadi simbol kesepakatan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pati.

“Melalui rapat koordinasi dan pra musrenbang tematik ini, diharapkan perencanaan program penanganan stunting tahun 2026 dapat lebih terarah, terpadu, dan mampu menjawab tantangan di lapangan, sehingga terwujud generasi Pati yang sehat dan berkualitas,” kata Luky. (Hang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page