Dinporapar Ajak Masyarakat Larisi Parcel Lebaran dari Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf)

Bagikan:

PATI, JejakNusantara.net || Sektor ekonomi kreatif atau Ekraf merupakan salah satu naungan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, bidang pemasaran pariwisata. Berbagai macam upaya terus digalakkan dalam rangka promosi sektor Ekraf, khususnya di Kabupaten Pati.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah ini, Kepala Dinporapar Pati Rekso Suhartono, melalui Kabid Pemasaran Pariwisata Mohamad Roni, mengajak masyarakat untuk melarisi pelaku Ekraf sebagai bingkisan di hari kemenangan.

Roni menilai produk Ekraf akan berkembang pesat dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat.

“Kami tentu membantu dalam hal promosi. Apalagi ini jelang lebaran, dari teman-teman pelaku Ekraf banyak yang ikut menyemarakkan dengan membuat parcel lebaran. Mari masyarakat bisa memberikan respon positif ikut membantu menggerakan pelaku Ekraf agar bisa berkembang dengan baik,” kata Roni, Jumat 13 Februari 2026.

Dalam mendukung perkembangan Ekraf ini, Dinporapar juga sering mengajak para pelaku Ekraf mengikuti pameran atau event event. Termasuk dalam ajang promosi pariwisata dan berbagai kegiatan pemerintahan.

Sehingga kualitas dari parcel atau bingkisan yang diproduksi memiliki kualitas yang bagus dan dikemas sedemikian menarik untuk bingkisan di hari raya.

“Dinporapar juga sangat membantu dalam hal promosi. Kita belanja gunakan Ekraf dari lokal Pati, kami yakini mampu bersaing karena sudah banyak yang diekspor ke luar negeri. Tetap semangat untuk terus mengembangkan usahanya. Kami di dinas akan terus berusaha membangkitkan semangat berusaha. Kami dari dinas akan terus berupaya agar produk Ekraf semakin memiliki daya saing di tinggi dan diminati masyarakat” imbuh Roni.

Tentunya dengan adanya dukungan dari pemerintah ini, diharapkan sektor Ekraf di Kabupaten Pati bisa terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. (Hang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page