
PATI, Jejaknusantara.net – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Karwito, kembali turun ke masyarakat untuk menjaring aspirasi melalui kegiatan reses. Kali ini, Karwito melaksanakan reses bersama puluhan ibu-ibu warga Dukuh Slempung, Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Karwito untuk mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan dan usulan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi yang disampaikan warga antara lain pembangunan mushola, pengaspalan jalan, hingga pembentukan Kelompok Usaha Ternak Sapi.
Karwito mengatakan, seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan dicatat dan menjadi bahan untuk disampaikan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pati serta Pemerintah Kabupaten Pati agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan skala prioritas pembangunan.
“Aspirasi warga Slempung kita tampung. Nanti kita sampaikan kepada pimpinan DPRD dan kepada pemerintah agar mudah dilakukan tindak lanjut,” ujar Karwito.

Menurutnya, kegiatan reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD dalam menyerap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung. Dengan turun ke lapangan, wakil rakyat dapat mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus memperjuangkan usulan tersebut melalui pembahasan program pembangunan daerah.
Karwito juga menilai usulan pembentukan Kelompok Usaha Ternak Sapi memiliki potensi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Apabila dapat direalisasikan dengan pendampingan dan pengelolaan yang baik, kelompok usaha tersebut diharapkan mampu menjadi wadah peningkatan produktivitas dan pendapatan warga.
Sementara itu, usulan pembangunan mushola dan pengaspalan jalan juga menjadi perhatian. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, sedangkan fasilitas ibadah menjadi bagian dari kebutuhan sosial warga.
Karwito berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat yang diperoleh selama masa reses. Ia berharap usulan tersebut dapat masuk dalam pembahasan pemerintah dan direalisasikan secara bertahap berdasarkan kemampuan anggaran serta skala prioritas.
Melalui reses tersebut, Karwito menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus dilakukan sebagai upaya memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan. (Red)

